TNI AL Korps Marinir, Brigif 4 Mar/BS (Pesawaran). Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Mar/BS Kolonel Mar Supriadi Tarigan S.IP., M.M., melaksanakan panen Melon Inthanon menggunakan konsep smart farming yang berlangsung di green house yang merupakan lahan ketahanan pangan Brigif 4 Mar/BS Piabung, Kec. Padamg Cermin, Kab. Pesawaran-Lampung. Rabu, (07/08/2024).
Komandan Brigif 4 Mar/BS, Kolonel Marinir Supriadi Tarigan S.IP., M.M., memimpin langsung kegiatan panen tersebut yang diikuti oleh seluruh Perwira Staf dan Kepala Seksi (Kasi) Brigif 4 Mar/BS, para Dansatlak jajaran Brigif 4 Mar/BS wilayah Lampung serta pengurus Jalasenastri Cabang 7 PG Kormar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan Brigif 4 Mar/BS yang telah berjalan selama lebih kurang 70 hari dengan memanfaatkan lahan yang ada di sekitar Markas Brigif 4 Mar/ BS untuk ditanami melon Inthanon dengan metode smart farming.
Dengan penerapan smart farming, Brigif 4 Mar/BS berhasil meningkatkan efisiensi penggunaan air dan pupuk, mengurangi dampak lingkungan, serta memonitor kesehatan tanaman secara real-time.
Komandan Brigif 4 Mar/BS, Kolonel Marinir Supriadi Tarigan S.IP., M.M,, menyatakan, “Kami sangat bangga dengan hasil panen Melon Inthanon kali ini. Melon tersebut memiliki kualitas yang baik dengan rasa manis yang khas, menandakan keberhasilan teknik budidaya yang diterapkan, Penggunaan teknologi smart farming memungkinkan kami untuk meningkatkan hasil panen dibandingkan metode konvensional. Ini adalah bukti bahwa teknologi dapat membawa perubahan positif dalam sektor pertanian,“ ujarnya.
Penggunaan teknologi ini juga membantu dalam mengambil keputusan yang lebih baik berdasarkan data. Informasi mengenai kondisi tanah, cuaca, dan pertumbuhan tanaman dikumpulkan dan dianalisis untuk menentukan waktu dan cara terbaik dalam pemupukan, penyiraman serta pemanenan.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya teknologi smart farming ini. Semua menjadi lebih mudah dan hasil panen pun meningkat. Kami bisa mengetahui kapan harus memberi pupuk dan air dengan lebih tepat,” kata Praka Mar Saipul Muluk salah satu anggota Kima Brigif 4 Mar/BS yang terlibat dalam proyek ini.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk beralih ke metode smart farming. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.
© Disinfolahta Kormar. All Rights Reserved.